Tampilkan postingan dengan label ILMU PENGETAHUAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ILMU PENGETAHUAN. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Desember 2010

Bagaimana Afrika Bisa Terbelah???



Retakan yang muncul di Afrika akan membelah benua itu menjadi dua





VIVAnews - Umumnya, pembentukan sungai, laut, atau gunung terjadi dalam waktu yang sangat lambat. Namun, kasus yang terjadi di Afar, kawasan utara Ethiopia, lain dari yang lain. Sebuah samudera mulai terbentuk dengan kecepatan luar biasa, untuk ukuran standar geologi.

Pada tahun 2005, Dereje Ayalew dan rekan-rekannya yang merupakan geolog dari Addis Ababa University terkejut, dan bahkan ketakutan. Bagaimana tidak, mereka baru saja turun dari helikopter dan menginjakkan kaki di dataran gurun di Ethiopia, saat bumi yang mereka pijak berguncang.

Sontak, pilot berteriak memanggil mereka kembali ke helikopter, dan benar saja. Seketika itu Bumi terbelah. Retakan tanah membuka dengan cepat dan bergerak menuju ke arah peneliti layaknya ritsleting yang membuka.


Setelah beberapa saat, tanah berhenti bergerak dan setelah pulih dari keterkejutannya, Ayalew dan rekan-rekannya menyadari bahwa mereka baru saja menyaksikan sejarah. Untuk pertamakalinya, manusia dapat menyaksikan tahap pertama lahirnya sebuah samudera.

Fenomena Abnormal

Normalnya, perubahan yang terjadi pada permukaan Bumi nyaris tidak kentara. Seumur hidup manusia terlalu singkat untuk menyaksikan sungai berbelok arah, gunung bertambah tinggi, atau terbukanya lembah baru.

Akan tetapi, di Afar, dalam beberapa bulan muncul ratusan celah yang memisahkan dasar gurun. Di saat yang sama, ilmuwan mendapati kenaikan ketinggian magma dari dalam Bumi semakin mendekati permukaan tanah.

Magma ini nantinya akan membentuk basal yang menjadi dasar samudera. Secara geologi, Seperti dikutip dari Spiegel, 13 Desember 2010, tak lama kemudian air dari Laut Merah akan memenuhi kawasan yang turun tersebut. Samudera akan lahir dan memecah Afrika.

Fenomena dramatis yang disaksikan Ayalew dan rekan-rekannya di gurun pasir Afar pada 26 September 2005 lalu merupakan bukti nyata proses itu. Terbukanya celah diikuti gempa bumi yang berlangsung terus menerus selama seminggu.


Dalam beberapa bulan kemudian, ratusan celah lain muncul di tanah, menyebar di kawasan seluas sekitar 900 kilometer persegi. “Bumi tidak berhenti bergerak setelahnya,” kata Tim Wright, geofisikawan dari University of Oxford. “Tanah masih terus terbelah dan tenggelam. Gempa bumi kecil masih terus mengguncang kawasan itu,” ucapnya.

Segitiga Afar, yang memotong Ethiopia, Eritrea, dan Djibouti, merupakan retakan terbesar di Bumi. Di bawahnya, ada tiga lempeng tektonik di mana lempeng Afrika dan Arab semakin menjauh dengan kecepatan 1 sampai 2 sentimeter per tahun. Ketika dua lempeng bergerak menjauh, tanah di atasnya anjlok dan menyediakan ruang untuk menampung air dari Laut Merah.

Pergerakan Tektonik

Lempeng bumi yang terus bergerak mengakibatkan Segitiga Afar tenggelam dengan cepat. Bagian tertentu sudah turun hingga lebih dari 100 meter di bawah permukaan laut.


Saat ini, dataran tinggi yang mengelilingi penurunan Afar masih mampu mencegah air dari Laut Merah masuk ke kawasan ini. Akan tetapi, erosi dan pergerakan lempeng tektonik terus menurunkan ketinggian benteng alami tersebut. Belum lagi banjir yang rutin melanda kawasan itu.

Sumber magma Afrika adalah sebuah aliran batuan lunak raksasa di perut Bumi dan memotong melintasi benua Afrika. Proses pergerakan magma ini dimulai sekitar 30 juta tahun lalu saat pertamakali lava berhasil mencapai lempeng benua dan kemudian memisahkan semenanjung Arab dengan Afrika dan menghasilkan Laut Merah.

Rangkaian gunung berapi yang berjajar sepanjang sekitar 6 ribu kilometer di bagian timur Afrika juga memberikan bukti bahwa benua Afrika sedang terbelah. Di beberapa bagian, kerak bumi sudah mulai terbuka dan memungkinkan magma di bawahnya merangsak naik.

Dari Laut Merah di utara, sampai ke Mozambik di selatan, lusinan gunung berapi telah terbentuk. Gunung Kilimanjaro dan Nyiragongo merupakan dua yang terpopuler.

Menurut geofisikawan, dalam 10 juta tahun ke depan, gunung-gunung berapi aktif ini dan juga kawasan dataran di sekitar retakan-retakan Afar, pada akhirnya akan tenggelam ke dalam laut.

Rabu, 08 Desember 2010

Gila gan, Sniper inggris Menghabisi 5 Taliban dlm 28 detik dr jarak 1 Mile

anya dalam 28 detik seorang sniper inggris menghabisi lima orang taliban yg akan menyerang. sniper tersebut menembak dari jarak kurang lebih 1 mile ketika taliban tersebut bersiap2 untuk menyerang pasukan inggris yg sedang berjalan untuk berpatroli.

sniper tersebut [namanya dirahasiakan untuk alasan keamanan] telah membunuh musuh sebnyak 37 orang dalam 4 bulan masa tugasnya.
tetapi prestasi terbesarnya adalah saat ia dan temannya mengidentifikasi pasukan bersenjata taliban yg sedang mengambil posisi untuk menembak pasukan inggris yg sadang berpatroli diprovinsi Helmand, Afganistan.
bersembunyi di sebuah benteng tua, sniper tersebut menyiapkan senjata L115A3 Long Range Rifle buatan inggris.
senjata tersebut bisa menembak peluru 8.59mm tiga kali kecepatan suara dan memakai telescopic sight, sangatlah efektif sehingga diberinama “The Silent Assassin”.
Ia meminta perintah menembak kepada komandannya [dibutuhkan karena pasukan inggris belum diserang] sniper tersebut memastikan bahwa kepala pemimpin group taliban tersebut berada dalam targetnya [the rebel leader was in the crosshairs of his sights.]
ia harus menghitung presisi tembakannya dalam beberapa detik berdasarkan kecepatan angin dan kondisi cuaca disekitarnya.
beberapa saat kemudia komandannya memberikan izin menembak dan dalam waktu kurang dari 1 menit 5 orang taliban tewas.
Keberhasilan sniper tersebut pada bulan juni tahun lalu di distrik Nad Ali, Helmand, Afganistan terungkap setelah Dailymail diberitahu oleh teman sniper tersebut.

Buaya Dimakan Kuda Nil

Buaya itu tak berdaya saat berada di gigitan kuda nil. Meski meronta dan terus melawan, sang buaya akhirnya meregang nyawa.
‘Pertarungan’ antar dua mahluk besar ini terjadi di Serengeti National Park, Tanzania. Gambar terekam oleh salah seorang fotografer asal Republika Ceko Vaclav Silha yang dilansir oleh The Sun, Senin (17/11/2009).
Awalnya Vaclav sedang mendokumentasikan gambar 50 kuda nil yang sedang mandi di sungai. Namun, tiba-tiba seekor buaya menghampiri kerumunan Kuda Nil yang kemudian memicu keributan.
“Satu-satunya alasan seekor kuda nil bertarung adalah jika ada anaknya yang terancam. Dan itu yang terjadi saat itu,” kata Vaclac.
Menurut Vaclac, buaya itu terlalu dekat dengan seekor kuda nil betina. Tanpa ada komando, puluhan kuda nil itu kemudian membentuk sebuah lingkaran untuk mengurung sang buaya.
“Yang saya tahu buaya itu kemudian sudah ada di mulut kuda nil yang menganga,” lanjutnya.
Ini dia buaya naas itu :
nil1 Buaya Dimakan Kuda Nil

Bekunya Air Terjun Niagara Tahun 1911

Air terjun Niagara sebenarnya adalah kumpulan dari tiga air terjun di sepanjang sungai Niagara yang menjadi pembatas antara New York dan Ontario : Air terjun America – lalu Air terjun Bridal Veil (Bridal Veil Falls) – dan Air terjun Kanadia/Horseshoe (Canadian/Horseshoe Falls) air terjun niagara Bekunya Air Terjun Niagara Tahun 1911

Benarkah Air Terjun Niagara Benar-Benar Pernah Beku ?

Untuk sekedar informasi, air terjun niagara membawa 212.000 kaki kubik air perdetiknya. Kedalaman rata-rata sungai Niagara adalah sekitar 16 kaki, dengan kecepatan arus 6 sampai 8 mil per jam.
Jawabannya, air terjun Niagara tidak benar-benar beku total. Sekitar 6 kaki dibawah permukaan esnya air masih mengalir.sumber
Tapi tetap saja fenomena bekunya air terjun Niagara menjadi primadona tersendiri bagi sejarah ilmu pengetahuan dunia. Betapa tidak, air terjun yang perkasa itu ternyata pernah dikalahkan oleh dinginnya suhu dunia.
Dan tetap saja, foto-foto yang ditemukan pada era sebelum perang dunia kedua ini, menjadi bukti otentik yang langka, yang menjadi saksi abadi betapa dinginnya suhu dunia pada saat itu.
beku8 Bekunya Air Terjun Niagara Tahun 1911
beku6 Bekunya Air Terjun Niagara Tahun 1911
beku4 Bekunya Air Terjun Niagara Tahun 1911
beku3 Bekunya Air Terjun Niagara Tahun 1911
beku2 Bekunya Air Terjun Niagara Tahun 1911
beku1 Bekunya Air Terjun Niagara Tahun 1911

Narsis Abiezzz

wanita tua berumur 70 tahun, telah menggemparkan China bagaikan badai, setelah beberapa foto nya muncul di forum Cina. Mungkin terlihat aneh untuk wanita seusianya untuk bertindak konyol seperti itu, tetapi menurut Sun Linchong, cucu perempuannya, dan orang di belakang kamera, nenek ini sangat luar biasa terbuka dan positif dengan hal-hal baru. Bersama-sama mereka menyiapkan beberapa alat peraga dan mengambil foto lucu, hanya untuk tertawa.
Ketika upload foto set pertama dilakukan, Sun Linchong tidak tahu neneknya akan menjadi heboh di internet Cina, tetapi orang-orang yang pernah melihatnya langsung terpesona. Sekarang duo ini secara teratur meng-upload foto lucu yang tampaknya mengingatkan pemirsa, nenek yang mereka cintai.




1 Foto Narsis Nenek Umur 70 Tahun Gemparkan Cina
2 Foto Narsis Nenek Umur 70 Tahun Gemparkan Cina
3 Foto Narsis Nenek Umur 70 Tahun Gemparkan Cina
4 Foto Narsis Nenek Umur 70 Tahun Gemparkan Cina
5 Foto Narsis Nenek Umur 70 Tahun Gemparkan Cina
7 Foto Narsis Nenek Umur 70 Tahun Gemparkan Cina
8 Foto Narsis Nenek Umur 70 Tahun Gemparkan Cina
a Foto Narsis Nenek Umur 70 Tahun Gemparkan Cina

Warung Makan Paling Serem Dari Yogyakarta

Wah, ternyata ada nich warung makan khusus roh halus. Menu yang dipersiapkan di warung makan ini adalah khusus untuk roh halus.


wrrohhalus Warung Makan Paling Serem dari Yogyakarta

Kamis, 02 Desember 2010

SOSOK TEREKAM DI PLANET MARS

Apakah Planet Mars begitu sunyi tanpa kehidupan sama sekali? Perdebatan tentang hal tersebut semakin menghangat kembali saat foto sosok alien di permukaan Planet Mars beredar di internet.
Di dalam foto tersebut tampak sosok yang mirip dengan manusia tengah duduk di atas pinggiran batu. Foto yang dirilis NASA itu direkam wahana penjelajah Spirit tak lama setelah sukses mendarat di permukaan Mars. Spirit adalah salah satu dari wahana kembar milik NASA yang masih aktif menyusuri permukaan Planet Mars.

Munculnya foto tersebut langsung mendapat banyak tanggapan dan memicu berbagai spekulasi melalui posting blog dan forum di Internet. Sebagian blogger menilai sosok tersebut hanya trik kamera, sedangkan lainnya tetap yakin sebagai bukti keberadaan alien.
Ada yang menilai bentuknya mirip kurcaci, ada pula yang yakin sebagai sosok Bunda Maria. Orang-orang yang percaya makhluk misterius berpendapat itu adalah sosok Bigfoot, makhluk gunung berjalan tegak dan berbulu lebat yang memicu banyak legenda di berbagai belahan dunia.
Namun, rata-rata banyak yang sepakat bahwa bentuknya mirip sekali dengan patung Little Mermaid, karakter Putri Duyung yang ada di ibukota Denmark, Kopenhagen. “Mungkin dibuat peradaban alien yang kemudian meninggalkan Mars dan tinggal di Denmark,” tulis salah satu komentar di Internet.
Namun, pendapat yang ditulis di Badastromy.com memberikan tanggapan dari persepektif lain. “Seorang manusia? Ia hanyalah batu berukuran kecil yang tingginya beberapa inci. Jaraknya hanya beberapa kaki dari wahana penjelajah tersebut.”
Terlepas dari perdebatan tersebut, NASA mungkin tidak menganggap ada sesuatu yang aneh dalam foto ini. Manusia tidak mungkin hidup di permukaan Mars dengan kondisi saat ini, kecuali organisme renik yang tahan terhadap lingkungan yang ekstrim. Meskipun demikian, bukti-bukti kehidupan di Mars masih terus dicari.

TEORI KEBERADAAN ATLANTIS



Banyak yang percaya bahwa dahulu kala ada kerajaan maritim yang luas yang terletak di salah satu samudera terluas di dunia. Pengaruhnya demikian besar, sehingga sisa kebudayaan dan warisannya bisa ditemukan diseluruh dunia hingga saat ini. Tafsiran arkeologis menyebutkan bahwa kerajaan maritim yang disebut Atlantis itu terletak di laut Mediterania Barat, ada pula yang berbeda pendapat dengan menyebut pusatnya di Costa Rika dan Antartika. Namun bagi orang yang skpetic, atlantis hanya ada di pikiran penulis dan pemikir kreatif, menurut mereka kerajaan itu hanyalah imajinasi belaka.

Apakah Atlantis hanyalah sebuah Mitos? ataukah seperti kota kuno Troy yang saat ini telah ditemukan setelah berabad-abad hanya dianggap sebagai Kerajaan khayalan dari Filsuf Hommer?

Mengenai atlantis , Namun, yang membuat saya ingin kembali mengangkat topik atlantis dikarenakan ada seorang pria yang yakin mempunyai jawaban akan segala hal yang masih menjadi teka-teki mengenai kebudayaan besar masa silam ini, dan ia yakin mengetahui dimana letak sebenarnya dari wilayah kerajaan tersebut.

Atlantis merupakan kota hilang yang paling terkenal dan paling dicari sepanjang sejarah. Kepopulerannya bahkan melebihi kota-kota hilang yang lainnya seperti Sodom dan Gomora yang juga sampai saat ini masih dicari sisa-sisa reruntuhannya.
Tak dipungkiri lagi, selama 3 millenium manusia terpesona terhadap cerita Atlantis. Pada abad 4 SM, Filsuf Yunani Plato yang dianggap pemikir paling hebat pada masanya, menulis sejarah benua hilang yang legendaris ini. Namun sayang, asal-usul pasti legenda Atlantis boleh dikatakan tidak jelas. Menurut suatu kisah, cerita mengenai Atlantis diceritakan ke Plato oleh Sokrates dan seorang penyair bernama Solon yang mendengar tentang budaya hilang itu dari seorang pendeta Mesir.

Di dalam Timeus dan Critias, Plato menuliskan kedua dialog yang ia curahkan tentang Atlantis dengan gambaran yang detil dan komprehensif. Kata-katanya yang fasih berfungsi sebagai peta yang digunakan sebagai petunjuk oleh para penjelajah tangguh yang bertekad mencari sisa-sisa kerajaan ini. Berikut cuplikan terjemahan catatan Plato mengenai Atlantis dalam Timeus dan Critias:

"Pulau Atlantis ada di laut. Berhadapan dengan pilar Herkules. Dan wilayahnya lebih besar dari Libya dan Asia yang disatukan. Di tengah bagian terpanjangnya, disebelah laut ada daratan persegi panjang luas. Dikelilingi oleh pegunungan, dan lebih tinggi dari permukaan laut. Mengandung gunung berapi, dan sering terkena gempa dan banjir. Gunungnya menganung emas, perak, tembaga, dan timah. Dan gabungan alami dari emas dan tembaga yang disebut orichalcum.

Daratan itu memiliki sistem kanal yang besar dan kecil, juga mata air dingin dan panas alami. Tanahnya subur dan hasil panennya melimpah. Di dataran itu ada ibukota yang dikelilingi oleh bidang konsentris. Kota itu diliputi tembok batu merah, putih, dan hitam."


Dari cuplikan catatan Plato mengenai Atlantis diatas, digambarkan bahwa kerajaan besar itu sebagai sebuah pulau yang besar, terletak diluar Selat Gibraltar yang disebut orang Yunani sebagai Pilar Herkules. Sebuah pulau yang lebih besar dari Libya dan Asia bila disatukan. Pada abad 4 SM masih belum diketahui bagaimana tatanan dunia. Karenanya sulit bagi kita untuk mengerti dengan pasti apa yang dimaksudkan Plato dengan Asia dan Libya bila disatukan. Sekarang, bisa dikatakan Libya yang dimaksud mungkin sama dengan bagian Afrika Utara. Sedangkan Asia mungkin bisa diwakilkan dengan wilayah Turki dan Timur Tengah. Dari Sudut pandang Plato di Yunani, Atlantis terletak di laut Atlantik, akibatnya mayoritas pencarian benua hilang tersebut di fokuskan di dasar laut.

Jim Allen, ahli peta dan bekas penerjemah intelejen udara AU Inggris memiliki sebuah perspektif baru dalam memeriksa ulang tulisan Plato. Ia menemukan yang ia yakini sebagai inti geografis legenda Plato. Menurutnya, tak ada benua hilang yang terletak diantara sisi seberang laut Gibraltar, maka ia berpendapat mungkin wilayah Atlantis berada di Amerika Selatan. Dengan menggabungkan citra satelit dengan pengetahuan praktis ilmu ukur kuno, Allen yakin ia berhasil membenarkan hampir semua gambaran Atlantis Plato. Ia yakin peradaban hilang tersebut kini telah muncul kedaratan, sangat berbeda dengan yang diyakini banyak orang bahwa reruntuhannya masih terkubur didasar laut.

Altiplano, begitulah yang ditunjuk Allen sebagai wilayah yang ia yakini sebagai Atlantis. Ada sesuatu yang sangat menarik dari wilayah Altiplano yang berhasil diamati oleh Allen dengan foto Satelit yang ia dapatkan, yaitu apa yang tampak sebagai sisa-sisa kanal luas. Kanal luas gambaran Allen membagi dua daratan Altiplano dalam gambar satelit. Pada titik terlebarnya, hampir 600 kaki dari 1 sisi ke sisi lainnya, hampir persis dengan gambaran Plato.
Plato mengatakan Atlantis sebagai sebuah benua, dalam arti benua disamping lautan (lihat image disamping yang ditandai anak panah). Ada dataran persegi panjang, letaknya diatas permukaan laut. Altiplano merupakan sebuah wilayah luas di Amerika Selatan dan langsung berbatasan dengan Laut Pasifik. Wilayah ini memiliki lebar lebih dari 102 mil dan panjangnya hampir 300 mil, ini menjadikan Altiplano sebagai dataran persegi panjang terbesar di dunia. Sangat cocok dengan penggambaran Atlantis Plato.

Kembali ke Timeus dan Critias, Plato mencatat ukuran dataran Atlantis dalam stade. Stade merupakan satuan pengukuran yang sering digunakan oleh ahli matematika Yunani. 1 stade sama dengan 600 kaki. Namun di Amerika Selatan, satu stade hanya 300 kaki, setengah dari satu stade dalam pengukuran Yunani Kuno.
Setelah ukuran dataran Plato dikonversi didapatkan ukuran 113 x 171 mil. Satu-satunya daerah di Benua Amerika yang dapat memuat dataran sebesar ini adalah Altiplano. Ya, Altiplano memiliki hampir semua kriteria yang digambarkan Plato mengenai Atlantis. Suatu wilayah yang dikelilingi oleh pegunungan yang mengandung emas, perak, tembaga, dan timah. Seluruh daerahnya terletak di patahan yang sering mengakibatkan gempa bumi. Altiplano memiliki gambaran yang sempurna mengenai legenda Atlantis.




Bekas-bekas Kanal di Wilayah Altiplano


Tetapi beberapa ahli tidak setuju dengan Jim Allen dalam keyakinan bahwa Atlantis berada di Amerika Selatan. Mark Aldenderfer, Profesor Antropology dari UC Santa Barbara mengatakan bahwa Altiplano adalah lingkungan yang keras selama 10-15 juta tahun terakhir. Tidak ada hubungan apapun tentang populasi pertanian yang maju seperti yang digambarkan Plato untuk keberadaan Atlantis di wilayah Altiplano.
Daerah Altiplano Bolivia sampai saat ini adalah daerah yang kaya akan mineral. Logam campuran yang disebut sebagai orichalcum yang digambarkan sendiri oleh Plato di bukunya juga dapat ditemukan disini. Dalam dialognya tentang Atlantis, Plato menulis bahwa nilai Orichalcum hanya setingkat dibawah emas. Orichalcum sangat membangkitkan minat karena hanya ditemukan di Altiplano, Andes.

Lalu nama Atlantis itu sendiri yang semakin memperdalam misteri. Plato memberi nama pulau mitologinya sebagai Atlantis mungkin karena dihubungkan dengan raksasa Atlas yang menopang langit. Tapi ada juga teori lain yang menguatkan pendapat Allen. Kata "Atl" berasal dari bahasa Aztec yang berarti air, sedangkan "Antis" memiliki arti tembaga dalam bahasa Inca. Semua kata yang menyusunnya terdiri dari 2 kata dari bahasa dua peradaban kuno terbesar di Amerika Latin selain peradaban Maya kuno, yaitu peradaban Aztec dan Inca. Saat ini, Allen memfokuskan hanya untuk menemukan ibukota Atlantis. Pencariannya membawanya ke Pampa Aullagas, gunung berapi yang tidak aktif yang dikelilingi lautan pasir dan bebatuan. Allen yakin bahwa di sini ibukota Atlantis berada sebelum tenggelam kedalam lautan luas. Lautan yang kini telah surut dan menjadi anak sungai sempit dan kumpulan air yang lebih kecil. Kini, daerah ini hanya meninggalkan sisa-sisa dasar laut yang kering dan gersang.



Pampa Aullagas, Altiplano, Bolivia


Sistem Posisi Global Genggam (GPS) yang dibawa Allen, bekerjasama dengan 12 satelit orbit. Melalui proses triangulasi, sistem itu memberikan info dalam bujur dan lintang di lokasi manapun di seluruh dunia. Ini memungkinkan Allen untuk menentukan posisi pasti pusat ibukota Atlantis di Altiplano. Menurut Plato, kota itu dikelilingi oleh dinding yang mengitari sehingga berbentuk lingkaran penuh dengan jarak 50 stade dari cincin kota. Dan Allen menemukan reruntuhan dinding di tempat itu. Reruntuhan dinding dengan lebar sekitar 1200 kaki yang sangat cukup untuk menopang semua bangunan seperti yang digambarkan Plato. Cincin konsentris juga memungkinkan penduduk untuk mereklamasi daratan dari dasar danau dan menciptakan bentuk suatu pulau. Allen mengecek ulang info GPS dengan Peta Navigasi Taktis Altiplano. Dengan merubah stade menjadi meter, ia menentukan posisi secara manual. Angkanya cocok dan bagi Allen, tampaknya dinding itu ada di tempat seharusnya. Walau ia telah temukan daerah yang sangat mirip dengan kerajaan Plato, beberapa pakar menganggap kesimpulannya terlalu dini. Tanpa menghiraukan lawannya, Allen merasa daerah Altiplano penuh bukti yang ditulis Plato tentang dataran tinggi ini. Percaya deh.

Minggu, 28 November 2010

KAPAL YANG KARAM 150 TAHUN DITEMUKAN

Kapal HMS Investigator merupakan salah satu dari sejumlah kapal Amerika dan Inggris.
Ilustrasi kapal Sir John Franklin di Kanada (AP Photo/The Canadian Press, Public Archives of Canada)
Kapal pencari penjelajah Kutub Utara Sir John Franklin yang hilang di kawasan paling utara Bumi 150 tahun lalu berhasil ditemukan arkeolog Kanada.

Kapal bernama HMS Investigator itu ditinggalkan pada tahun 1853 karena terperangkap es saat sedang menjalankan misi kedua untuk mencari Franklin dan tim ekspedisinya.

Franklin dan semua anggota tim hilang saat berlayar menuju Kanada Utara tahun 1845. Misi tim saat itu dalam upaya menemukan rute perdagangan antara Atlantik dan Pasifik melalui lautan Kutub Utara atau disebut "Northwest Passage".

Kapal pencari Franklin ditemukan pekan ini di perairan dangkal di Teluk Mercy, laut barat Kanada, oleh seorang peneliti dari Parks Canada.

Seperti dikutip dari laman harian The Telegraph, edisi 30 Juli 2010, kapal HMS Investigator merupakan salah satu dari sejumlah kapal Amerika dan Inggris yang dikirim untuk mencari kapal HMS Erebus dan HMS Terror, yang hilang dalam misi tak berhasil Franklin pada 1845.

Tahun 1953, Investigator ditinggalkan di tengah padang es oleh Kapten Robert McClure dan krunya. Selama tiga tahun, mereka sudah mencoba menyelesaikan tahap air pencarian "Northwest Passage", tetapi terus menerus terkendala lapisan es.

Persediaan makanan yang minim membuat 60 kru meninggalkan kapal. Mereka diselamatkan oleh kapal lain, tetapi McClure dianggap sebagai orang Eropa pertama yang menemukan pintu masuk barat jalur perdagangan.

Tiang layar dan tali-tali kapal telah rusak karena es dan cuaca selama 157 tahun sejak kapal hilang, tetapi bagian dari kapal terlindung berkat air benua utara yang sangat dingin. Kapal yang sering disebut dalam dongeng Northwest Passage itu masih dalam kondisi baik.

Marc-Andre Bernier, kepala penelitian bawah laut Parks Canada mengatakan, "Kapal berada dalam kondisi sangat baik. Ini adalah penemuan yang sangat penting. Ini adalah kapal yang berlayar dalam tahap akhir pencarian Northwest Passage," kata Bernier.

Tim Parks Canada tiba di Mercy Bay pada 22 Juli, dan tiga hari kemudian, es sudah cukup mencair hingga perangkat sonar bisa digunakan. Bangkai kapal ini ditemukan dalam waktu 15 menit.

Menurut Bernier, tidak ada rencana untuk mengangkat kapal ke permukaan. Tim hanya berharap bisa menggunakan perangkat video bawah air untuk mengambil gambar kapal.

Jim Prentice, menteri lingkungan hidup Kanada, mengatakan bahwa pemerintah Inggris telah mengetahui penemenuan bangkai kapal berikut tiga mayat pelaut yang diduga meninggal karena sakit.

SUKU-SUKU PEMBURU KEPALA MANUSIA





Kanibalisme merupakan sebuah fenomena di mana satu makhluk hidup makan makhluk sejenis lainnya. Misalkan anjing yang memakan anjing atau manusia yang memakan manusia. Kadang-kadang fenomena ini disebut anthropophagus (Bahasa Yunani anthrôpos, “manusia” dan phagein, “makan”). Secara etimologis kata “kanibal” merupakan kata pungutan dari Bahasa Belanda yang pada gilirannya memungut dari Bahasa Spanyol (entah lewat bahasa apa); “canibal” yang berarti orang dari Karibia. Di daerah ini oleh penj(el)ajah ditemukan fenomena ini.



Selain di Karibia, di Amerika hal ini pada zaman dahulu kala banyak terjadi pula, misalnya di antara suku Anasazi, Bangsa Maya dan Aztek. Selain itu di Asia-Pasifik, kanibalisme juga pernah ditemukan. Antara lain di antara suku Batak di Sumatra Utara, suku Dayak di Kalimantan, suku Asmat di Papua, beberapa suku lainnya di Papua Barat maupun Timur, Fiji dan daerah Melanesia lainnya. Di Papua Nugini di antara suku Fore, kanibalisme menimbulkan penyakit kuru.

Ada beberapa petunjuk bahwa kanibalisme secara ritual juga pernah muncul di pulau Jawa, BaliSulawesi. Jadi secara praktis hampir di seluruh Indonesia dan pada zaman modern, kanibalisme secara insidentil pernah muncul di Amerika Serikat, pada kasus Ekspedisi Donner, Ukraina pada tahun 1930-an, di Leningrad pada Perang Dunia II dan di Andes ketika ada kecelakaan pesawat terbang pada tahun 1972. Kasus terakhir ini pernah dibuatkan film Alive pada tahun 1992.



Mudah mudahan di era modern ini tidak ada lagi kanibalisme.. mudah – mudahan

6 HEWAN PURBA YANG TERKENAL




2. Mammoth

Nama: Mammoth (Mammuthus primigenius)
Panjang: 5 meter (hingga bahu)
Massa: 12 ton
Zaman: Pliosen (4,8 jt tahun yg lalu)
Makan: Tumbuhan (biasanya yang berupa pohon)




3. Velociraptor

Nama: Velociraptor
Panjang: 2 m, (tinggi tubuh saat berdiri 1 m)
Massa: 50 kg
Zaman: Akhir Cretaeceous
Makan: Hewan-hewan yang berukuran lebih kecil dari ukuran tubuhnya



4. Pterodactyl

Nama: Pterodactyl (Pterosaurus)
Panjang: tubuh saat berdiri 3m, bentangan sayap mencapai 10m
Massa: -
Zaman: Trias (65,5 juta tahun yg lalu)
Makan: Tumbuhan dan hewan-hewan kecil seperti ular dan ikan

5. Smilodon

Nama: Smilodon (Long-teeth cats)
Panjang: -
Massa: 55-300 kg
Zaman: Megantereon (2,5 juta-500.000 tahun yang lalu)
Makan: hewan pemakan tumbuhan (bison, rusa,dll.)


6. Temnodontosaurus

Nama: Temnodontosaurus
Panjang: 9 m
Massa: 15 ton
Zaman: Awal Jura (196 juta tahun yg lalu)
Makan: Cumi-cumi dan ikan-ikan kecil

MISTERI ANTARTIKA

Oronteus Finaeus sebenarnya adalah tukang gambar peta biasa. Tapi karya yang dikerjakan Topografer Perancis itu sampai sekarang masih menjadi misteri luar biasa. Mengapa…?
Di tahun 1532, Oronteus Finaeus menggambar sebuah peta dunia. Bukan masalah kalau yang digambarnya sekedar peta sekitar Benua Eropa, Afrika, Asia, dan sebagian Amerika, tapi yang menjadi luar biasa adalah bahwa Oronteus Finaeus menggambarkan Benua ke enam - yaitu Antarktika (Kutub Selatan)…! Padahal belum ada orang yang pernah berlayar sampai ke Antarktika…!
Dan yang lebih mencengangkan lagi, garis pantai pada peta Antarktika yang dihasilkan oleh Finaeus - ternyata sama persis seperti peta Antarktika modern saat ini…! Tentu saja hal ini menjadi luar biasa, karena benua Antarktika ditutupi es abadi yang tebalnya mencapai 2 Kilometer…
Dari mana Finaeus mengetahui semua itu…??? Itulah misteri yang belum terpecahkan hingga hari ini.
Saya pun akhirnya tertarik untuk sedikit mengupasnya…..
Siapa Oronteus Finaeus ?

Oronce Finé, Orotius Finaeus, Oronteus Finaeus (1494-1555)
Oronce Fine itulah sebutan marganya, dilahirkan di Briançon tahun 1494 dan besar di Paris. Dia sempat meringkuk dalam penjara tahun 1518. Walaupun ia sendiri adalah seorang ahli matematika, namun di tahun 1522 masih mendapat gelar medis dari universitas Navarre di Paris.
Tahun 1524, ia masuk sekali lagi dalam penjara dan di tahun yang sama ia membuat sebuah jam matahari dari bahan sisa gading. Pada abad ke-16, banyak orang menyukai karya-karya para ahli matematika. Akhirnya Oronteus Fine diangkat menjadi ahli perbentengan dan dipekerjakan di pertahanan Benteng Milan-Italia.
Tahun 1531, ia mendapat gelar kehormatan di Collège Royal Paris. Pada saat itu pula karirnya menanjak dengan menulis banyak karya ilmiah. Karya-karya itu yang sempat dipublikasikan a.l:
  1. Risalah ilmu perbintangan dan alat-alat falak. Pada tahun 1520, dialah yang mengusulkan bahwa gerhana bulan dapat digunakan untuk menentukan garis bujur sebuah tempat.
  2. Tahun 1519 Menemukan proyeksi peta dan kemudian memproduksi peta dunia yang sekarang ini kita pakai.
  3. Di tahun 1544, menghitung nilai dari pi (22:7) = ( 22 2/9)/7, kemudian diperbaiki menjadi 47/15. Ia percaya bahwa bumi adalah pusat dari alam semesta.
Peta itu…

Gambar 1 - Peta Oronteus Finaeus tahun1532 di belahan bumi selatan Gambar 2 - Oronteus Finaeus menggambar kembali proyeksi modern peta kutub itu
Gambar 3 - Peta modern Antarctica
Peta ini ditemukan di Perpusatakaan Congress, Washington DC di tahun 1960 oleh Charles Hapgood. Bertuliskan “ digambar oleh Oronteus Finaeus tahun 1531”. Hampir sama persis dengan pemetaan Piri Reis, Antarctica ditunjukkan dengan es yang bebas mengalir seperti sungai, pola pengeringan dan coastline.
Peta Oronteus Finaeus lebih akurat dibanding peta yang lain pada waktu itu. Sesungguhnya, lebih akurat dibanding peta manapun yang dibuat sampai ke tahun 1800.

10 Fenomena yang tidak dapat dipecahkan oleh SAINS

Fenomena Yang Tidak Terpecahkan sampai saat ini masih menjadi pertanyaan dari para ahli. Dallam artikel saya kali ini saya akan menjelaskan tentang 10 fenomena teratas yang tidak mampu dipecahkan oleh para ahli sains.



10. Hubungan Pikiran/Tubuh

Ilmu kedokteran sampai saat ini tidak bisa menjelaskan bagaimana pikiran mempengaruhi tubuh. Efek plasebo, misalnya, ini adalah efek tubuh terhadap luka untuk menyembuhkan sendiri bagian tubuh yang terluka. Para ahli memang dapat menjelaskan luka akan kering akibat adanya darah putih, pengaruhnya terhadap luka agar cepat kering, bla bla bla dan lain sebagainya, tetapi ilmu kedokteran tidak bisa menjelaskan kenapa pikiran kita mengirimkan sinyal kepada bagian tubuh tersebut untuk bekerja.

9. Kekuatan Fisik dan Supranatural

Para ahli juga tidak dapat menjelaskan bagaimana mereka yang sering terpampang dalam Guiness Book of Records bisa memperoleh kemampuan mereka. Meskipun mereka sering mengatakan bahwa itu adalah bakat alami, para ahli tetap tidak bisa menjelaskannya secara sains bagaimana kekuatan itu dapat muncul.

8. Mati Suri
Orang yang pernah mati suri kadang melaporkan beberapa pengalaman mistis (seperti pergi ke suatu terowongan dan muncul dalam cahaya, yang bersatu kembali dengan orang yang dicintai, rasa damai, dll) yang dapat menunjukkan suatu eksistensi di luar kubur. Walaupun pengalaman seperti itu sangat aneh, tidak seorang pun yang telah kembali dari kematian dan memberikan informasi “dibalik kubur.” Para ahli pernah mencoba menjelaskannya sebagai adanya hubungan antara halusinasi dan trauma, namun itu pun hanya spekulatif dan masih terkesan skeptis karena tidak ada satu orang pun yang mampu membuktikannya dengan pengalaman mati suri.


7. UFO

Tidak ada keraguan lagi bahwa UFO telah banyak disaksikan manusia. Tapi hingga kini, tidak ada satu ahlipun yang mampu menjelaskan tentang mereka. Yang anda akan temukan hanya spekulasi-spekulasi yang masih misterius tentang mereka.

6. Deja Vu

Deja vu adalah sebuah kata yang berasal dari bahasa Prancis yang berarti ‘pernah melihat’. Fenomena ini terjadi ketika seseorang berada di suatu tempat atau sedang melakukan sesuatu kemudian dia merasa sudah pernah melakukan atau pernah berada di tempat tersebut. Hingga kini para ahli hanya bisa berspekulasi mengenai fenomena Deja Vu.

5. Hantu


Ilmuwan mana sih yang akan dapat menjelaskan mengenai hantu? Hantu yang saya maksud di sini adalah hantu betulan bukan ‘hantu-hantu’ yang sering dipakai untuk keperluan acara yang menguji nyali.

4. Menghilang
Dalam hal ini fenomena yang saya maksud adalah orang-orang yang memang tiba-tiba hilang dan seolah lenyap ditelan bumi. Seperti pada kisah nyata pada awak kapal Marie Celeste ke Jimmy Hoffa, Amelia Earhart, dan Natalee Holloway yang memang telah hilang tanpa jejak. Fenomena ini juga masih menjadi tanda tanya besar bagi sains hingga kini.

3. Insting

Beberapa manusia terkadang seperti dapat menebak apa yang akan terjadi dengan keadaan sekitar. Fenomena insting ini juga tidak dapat dijelaskan secara ilmiah oleh para ahli.


2. Bigfoot

Banyak saksi yang mengaku telah melaporkan melihat bigfoot dalam jarak dekat. Makhluk ini dideskripsikan sebagai makhluk yang berbulu hampir seperti orang hutan, tapi lebih tinggi 1 kaki daripada manusia rata-rata dan berjalan tegap sama seperti manusia saat ini. Meskipun banyak saksi yang telah mengkonfirmasi keberadaannya, tidak pernah ditemukan satu tubuh pun dari Bigfoot ini. Semua fakta tentangnya hanya menjadi fenomena yang terkubur berdasarkan kesaksian-kesaksian para ahli.

1. Degungan Taos

Beberapa penduduk dan pengunjung di kota kecil Taos, New Mexico, sudah bertahun-tahun jengkel dan bingung oleh suara dengungan misterius dan samar-samar dengan frekuensi rendah di udara padang pasir. Anehnya, hanya sekitar 2 persen dari penduduk Taos yang melaporkan mendengar suara. Beberapa percaya ini disebabkan oleh akustik yang tidak biasa. Hingga kini tidak ada satu ahli pun yang mampu menjelaskan darimana asal suara itu. Kota Taos pun dikenal sebagai kota yang berdengung.
 

ade arthur © 2008. Design By: SkinCorner